Cara Menghilangkan Bentol di Kulit Akibat Bekas Gigitan Nyamuk

Cara menghilangkan bentol di kulit akibat bekas gigitan nyamuk yang aman, nyaman, dan tepat sasaran. Bentol dan rasa gatal terjadi karena ada senyawa hasil suntikan nyamuk ke kulitmu. Senyawa tersebut yaitu zat antikoagulan atau anti pembekuan darah yang menyebabkan reaksi alergi ringan yang membuat kulit menjadi bentol-bentol. Sebagian orang dapat merasakan reaksi alergi berat pasca digigit serangga karena reaksi antibodi terhadap racun serangga.

Reaksi alergi akibat gigitan nyamuk ini dapat digolongkan menjadi:

  • Reaksi lokal minor,
  • Reaksi lokal luas,
  • Reaksi sistemik.

Ciri-ciri reaksi lokal minor yaitu area kulit bekas gigitan nyamuk akan terasa sakit selama beberapa hari, tetapi masih normal. Sedangkan ciri-ciri reaksi lokal luas yaitu bengkak, ruam, dan gatal-gatal. Adapun reaksi sistemik umumnya memerlukan bantuan medis selekasnya karena dapat mengakibatkan reaksi alergi berat yang dinamakan reaksi anafilaksis. Ciri-ciri reaksi sistemik yaitu sesak nafas, wajah dan mulut membengkak, jantung berdenyut kencang, pening, mual, muntah, diare, suara serak, bersin-bersin, dan linglung.

Gigitan serangga termasuk nyamuk adalah penyebab umum anafilaksis, meskipun kasus ini terbilang jarang terjadi. Biasanya gigitan nyamuk mengakibatkan bentol dan gatal pada kulit yang berlangsung selama beberapa jam, bahkan beberapa hari.

Cara Menghilangkan Bentol di Kulit Akibat Bekas Gigitan Nyamuk
Ilustrasi bentol di kulit akibat kekas gigitan nyamuk (credit to Shutterstock)

Kalau begitu, lantas Bagaimana Cara tepat Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk agar kulit tidak bentol dan gatal dalam waktu lama?

Nyamuk adalah salah satu serangga yang banyak dijumpai di negara beriklim tropis, seperti di Indonesia. Oleh sebab itu, sangat penting bagi anda untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Nyamuk betina menetapkan sasaran mangsa berdasarkan beberapa unsur seperti bau, hembusan napas, dan senyawa keringat. Berikut ini cara menghilangkan bentol di kulit akibat bekas gigitan nyamuk ataupun serangga.

  1. Penanganan segera. Oleskan krim antihistamin atau losion kalamin di kulit. Untuk reaksi alergi yang serius mungkin dokter akan memberikan pil antihistamin.
  2. Jangan digaruk sebab dapat menyebabkan kulit terluka dan mengundang infeksi. Jika anda merasa tidak tahan menggaruk, inilah tips menyiasatinya:
    • Tempelkan solasi pada kulit bekas gigitan nyamuk agar Anda tidak menggaruk kulit secara langsung, terutama saat tidur di malam hari.
    • Oleskan madu pada kulit bekas gigitan nyamuk. Kandungan antiseptik yang terdapat dalam madu bermanfaat untuk mencegah infeksi.
    • Oleskan lidah buaya untuk mengurangi peradangan.
    • Oleskan alkohol atau hand sanitizer untuk mengusir rasa gatal.
  3. Mandi untuk membersihkan seluruh kulit anda.

Jika cara mengatasi bekas gigitan nyamuk tersebut kurang efektif, segera pergi untuk mendapatkan bantuan medis, apalagi jika anda mengalami reaksi serius yang anda merasa disebabkan bukan karena alergi, seperti mual, muntah, letih, demam, sakit kepala tak tertahankan, sensitif terhadap cahaya, bingung,nyeri di sekujur tubuh, dan melemahnya otot akibat gangguan saraf di salah satu sisi tubuh anda.

Ada peribahasa “lebih baik mencegah daripada mengobati.” Sebelum anda repot mengobati bekas gigitan nyamuk, akan lebih baik jika kita membiasakan diri kita hidup sehat diri dan lingkungan. Saat tidur gunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki. Bersihkan atau tutup tempat yang menjadi genangan air. Gigitan nyamuk tidak hanya bikin bentol di kulit, tetapi beberapa penyakit ini juga disebabkan oleh nyamuk antara lain DBD, malaria, demam kuning, meningitis, dan infeksi otak.

Sekian informasi tentang cara menghilangkan bentol di kulit akibat bekas gigitan nyamuk. Jangan lupa berantas nyamuk di rumah anda dan biasakan hidup sehat ya.