6 Penyebab Pendarahan Otak (Brain Hemorrhage)

Mari kita membahas secara lengkap tentang apa yang menjadi penyebab pendarahan otak atau Brain Hemorrhage. Pendarahan otak adalah pendarahan intrakranial yang terjadi di bagian dalam jaringan otak. Pendarahan otak dapat terjadi secara tiba-tiba pada penyakit stroke hemoragik atau karena trauma otak. Pendarahan otak non trauma adalah pendarahan yang terjadi secara tiba-tiba di dalam jaringan otak yang disebabkan pembuluh darah pecah akibat tensi tinggi, lemahnya struktural dinding pembuluh darah, amiloidosis, dan lainnya.

Pada umumnya semua pendarahan yang terjadi di dalam otak disebut pendarahan otak, tetapi berdasarkan lokasi terjadinya, pendarahan otak digolongkan menjadi:

  1. Pendarahan subarachnoid yaitu pendarahan yang terjadi di jaringan otak yang ada di bawah selaput pelindung otak.
  2. Hematoma epidural dan subdural yaitu penggumpalan darah yang terjadi antara otak dan tengkorak kepala, dapat di atas maupun di bawah meningen atau selaput pelindung otak.
  3. Pendarahan intraserebral yaitu pendarahan yang terjadi di jaringan otak.

Penyebab Pendarahan Otak

Gejala Pendarahan Otak

Pada umumnya orang yang mengalami pendarahan otak dapat mengalami pingsan, sering sakit kepala yang disertai muntah, atau hingga terjadi pendarahan dari telinga. Gejala yang timbul tergantung lokasi pendarahannya. Contohnya jika bagian otak yang berhubungan dengan mata meengalami pendarahan maka gejala yang timbul yaitu gangguan penglihatan.

Gejala lain yang mungkin terjadi pada orang yang mengalami pendarahan otak yaitu kelumpuhan pada bagian tubuh, tiba-tiba kejang, mati rasa, serta gangguan koordinasi gerak anggota tubuh. Pasien akan mengalami koma atau minimal gangguan dalam merespon jika terjadi pendarahan di otak pada bagian bawah atau batang otak. Selain itu, pasien akan mengalami gangguan bicara jika pendarahan terjadi pada bagian pusat bicara.

Penyebab Pendarahan Otak

Berikut ini 6 penyebab utama pendarahan di otak adalah sebagai berikut:

  1. Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi adalah penyakit kronis yang bisa membuat dinding pembuluh darah menjadi lemah. Agar mencegah hal ini tidak terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk menurunkan tensi.
  2. Trauma Kepala sering terjadi pada anak-anak hingga usia produktif kurang dari 50 tahun, karena benturan maupun karena kecelakaan.
  3. Kelainan Pembuluh Darah dapat terjadi sejak lahir dan bisa melemahkan dinding pembuluh darah di sekitar dan bagian dalam otak.
  4. Gangguan pada Darah Menurunnya trombosit darah juga dapat menyebabkan pendarahan otak. Anemia sel sabit (kondisi di mana sel darah merah berbentuk abnormal) dan hemofilia (kondisi di mana tubuh kekurangan protein untuk pembekuan darah) dapat berkontribusi dalam hal ini.
  5. Pembengkakan Pembuluh Darah (Aneurisma) dapat melemahkan pembuluh darah sehingga bisa berakibat pembuluh darah otak pecah dan menyebabkan pendarahan di otak. Kondisi ini dapat menjadi penyebab penyakit stroke.
  6. Angiopati Amiloid, adalah kondisi kelainan dinding pembuluh darah karena faktor usia atau hipertensi. Angiopati Amiloid dapat menyebabkan pendarahan kecil hingga besar.

Penyebab lain pendarahan otak yaitu tumor otak dan penyakit hati. Beberapa penyebab pendarahan otak bisa diatasi sejak dini. Misalnya dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan hipertensi. Jika salah satu anggota keluarga atau kerabat anda mengalami gejala pendarahan otak tersebut diatas, segera periksa dokter. Nanti dokter akan mendiagnosis bagian otak mana yang mengalami pendarahan melalui serangkaian tes CT Scan atau MRI. Setelah itu, dokter akan melakukan pengobatan medis yang tepat.




Artikel ini memuat topik:
penyebab pendarahan di otak ; penyebab pendarahan otak ; mengapa bisa terjadi pendarahan otak ; pandarahan diotak penyebabbya ; penyakit pendarahan otak ; penyebab pendarahan otak pada bayi ; yang menyebabkan pendarahan di otak ;