Penyebab Kejang Pada Anak

Penyebab kejang pada anak, mungkin anda pernah menemui anak yang tiba-tiba saja tubuhnya mengalami kejang (Konvulsi), bahkan diikuti dengan reaksi lain seperti keluar busa dari mulut. Keadaan ini memang kerap membuat sebagian besar orang panik, sehingga membuat suasana makin tegang.

Kejang adalah reaksi tubuh yang diperintahkan oleh otak yang disebabkan oleh beberapa faktor. Biasanya kejang pada pada anak menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Ada beberapa anak yang menderita kejang dengan kondisi tubuh normal, tapi ada juga yang disertai demam.

Seorang ibu harus tahu apa penyebab kejang pada anak sehingga penanganan terhadap kejang dapat dilakukan dengan baik.
Kejang pada anak biasanya terjadi di usia antara 1-6 tahun. Apabila seorang anak pernah mengalami kejang, maka di lain hari kemungkinan akan terjadi lagi.

Penyebab Kejang Pada Anak

Beberapa penyebab seorang anak  mengalami kejang yaitu :

penyebab-kejang-pada-anak

1. Daya Tahan Tubuh Menurun

Penyebab utama kejang pada anak yang sering terjadi yaitu daya tahan tubuh anak yang menurun. Lemahnya sistem imunitas tubuh anak bisa mengakibatkan virus maupun bakteri cepat berkembang. Ketika terserang penyakit, sistem imun akan melakukan perlawanan hingga suhu tubuh terus terjadi peningkatan. Apabila melewati batas suhu tubuh antara 38-40°, maka tubuh akan memberikan reaksi berupa kejang. Suhu tubuh tinggi membuat anak kesulitan dalam bernapas dan oksigen yang menuju otak menjadi terhambat.

2. Demam

Peningkatan suhu tubuh yang tak kunjung menurun bisa menjadi salah satu faktor penyebab kejang pada anak. Dan ini merupakan hal yang sering terjadi pada anak-anak.

3. Epilepsi

Epilepsi adalah suatu penyakit yang menjadi penyebab kejang pada anak yang diakibatkan adanya masalah kronik pada bagian otak karena terkena infeksi. Pada kondisi ini tubuh akan bereaksi kejang-kejang seketika dalam beberapa waktu lalu berhenti. Namun kejang akan terjadi berkali-kali dengan hilangnya kesadaran dan mulut mengeluarkan busa. Penyakit epilepsi dapat menyerang anak jika orang tuanya mempunyai riwayat penyakit yang sama.

4. Trauma Kepala Akibat Terjatuh atau Terbentur

Benturan di bagian kepala karena terjatuh ataupun terkena benda keras sangat perlu diwaspadai. Lakukan pemeriksaan sehingga bisa diketahui cidera yang terjadi. Cidera kepala yang berat bisa menjadi penyebab kejang pada anak dan hal ini sangat berbahaya.

5. Keracunan Makanan

Keracunan yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan juga dapat menjadi penyebab kejang pada anak.

6. Adanya Gangguan Neurologis

Berbagai jenis penyakit yang mengganggu kinerja otak dapat menyebabkan anak mengalami kejang. Misalnya, karena terdapat tumor otak, radang otak, hipoksia atau terjadi pendarahan di otak.

7. Ibu Hamil Menderita Diabetes

Kondisi diabetes ketika hamil harus segera ditangani dengan baik. Penyakit diabetes pada ibu hamil akan sangat berbahaya bagi anak. Satu diantaranya yaitu kelak anak akan mengalami masalah pada gula darahnya (hipoglemi) yang membuat tubuh anak mudah mengalami kejang.

Demikianlah info kesehatan mengenai penyebab kejang pada anak yang perlu diwaspadai. Jika anak anda mengalami kejang-kejang, maka segera berkonsultasi pada dokter untuk mendapat pengobatan.




Artikel ini memuat topik:
anak demam tinggi mengeluarkan busa dari mulut dan kejang2 ; anak kejang mengeluarkan busa ; apa yg membuat seorang anak kejang2 ; kejang kejang dalam keadaan normal apa berbahaya ; kejang sampai keluar busah ; mulut mengeluarkan busa ; penyebab kejang tiba-tiba ;