5 Penyebab Bayi Menangis di Malam Hari

Mengapa bayi sering menangis di malam hari? Sebagai orang tua baru, wajar jika bingung menghadapi tangisan bayi di malam hari. Karena malam adalah waktunya beristirahat, sementara bayi justru malah menangis membuat anda khawatir secara berlebihan. Bacalah alasan penyebab bayi menangis di malam hari agar anda tahu betul apa yang terjadi dan diinginkan oleh si kecil sehingga ia menangis dan rewel di malam hari.

Menangis adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan oleh seorang bayi untuk mengungkapkan perasaannya. Hal ini lumrah sebab mereka belum bisa bicara. Diperkirakan jika diakumulasi, bayi normal dapat menangis 1-3 jam per hari atau malah lebih dari itu.

Penyebab Bayi Menangis Terus di Malam Hari

Berikut beberapa penyebab utama dan alasan yang membuat bayi rewel dan menangis terus-menerus di malam hari.

Penyebab Bayi Menangis di Malam Hari

Ilustrasi bayi menangis pada malam hari (Gambar Shutterstock)

1. Kolik

Kolik yaitu suatu kondisi dimana bayi sehat sering menangis secara berlebihan. Ciri kolik yaitu bayi menangis lebih dari 3 jam per hari. Kondisi kolik biasanya muncul saat usia bayi 3-6 minggu. Lamanya tangisan berkurang saat usia 6 minggu dan baru hilang saat usia 3 bulan.

Beberapa ahli berpendapat bahwa periode menangis bayi adalah bagian dari periode tumbuh kembang bayi yang normal. Karena saat dilahirkan, bayi mulai melihat dan mendengar suara baru sehingga otaknya berusaha keras untuk mempelajari hal-hal baru tersebut, sehingga tak heran bayi rewel atau rudet di malam hari karena telah lelah seharian mempelajarinya.

Sering kali orang tua beranggapan kolik berhubungan dengan masuk angin atau gangguan pencernaan bayi. Tetapi sebetulnya kolik tidak berhubungan dengan masalah kesehatan tersebut. Sehingga bayi yang menangis karena kolik bukan karena ia sedang sakit, apalagi jika siang harinya ia dalam kondisi baik-baik saja.

2. Mengalami Kesepian

Melek di malam hari membuat bayi merasa kesepian dan akhirnya menangis untuk menarik perhatian orang tua mendekatinya. jika sudah begitu, tangisannya dapat dihentikan dengan menenangkannya dengan cara memperlihatkan wajah ibunya, mendengar suara ibunya, atau saat di sentuh dan disayang-sayang oleh ibunya.

3. Kelaparan

Tahukah anda bahwa bayi membutuhkan asupan nutrisi pada durasi waktu tertentu? Nah, jam makannya dapat muncul di malam hari. Untuk mencegah bayi menangis pada malam hari karena lapar, catatlah kebiasaan jam makan si kecil saat malam, jika perlu memasang alarm agar anda segera memberikan makanan kepada bayi sebelum ia menangis dan rewel.

4. Ingin bergerak

Berada pada posisi yang sama terlalu lama dapat membuat bayi merasa bosan. Apalagi jika ia terjaga di malam hari. Tak heran untuk menarik perhatian orang tuanya, si kecil akan menangis agar ia bisa bergerak dengan cara digendong.

5. Popok basah

Bayi akan merasa tidak nyaman saat popoknya basah. Jadi sebelum tidur periksa terlebih dahulu kondisi popoknya. Jika popok sudah basah sebaiknya segera diganti agar si kecil tidak menangis saat malam.

5 Alasan penyebab bayi menangis di malam hari tersebut diatas merupakan hal normal. Namun anda perlu waspada jika bayi menangis di malam hari karena perkara tidak normal sebab gangguan kesehatan yang tanda-tandanya yaitu demam, diare, muntah, berat badan turun, lesu, nafsu makan berkurang. Segera periksakan ke dokter jika bayi anda menangis dengan suara keras padahal anda sudah maksimal merawatnya.