Operasi Usus Buntu Adalah Metode Medis Terbaik

Sampai dengan saat ini, operasi usus buntu adalah metode medis terbaik, termudah, dan tercepat dalam mengobati penyakit usus buntu. Operasi usus buntu diperlukan agar mencegah infeksi peritonitis yang bisa mengancam jiwa penderitanya.

Istilah medis operasi usus buntu yaitu appendectomy. Operasi usus buntu dilakukan untuk mengatasi penyakit usus buntu. Tujuan operasi ini yaitu mengeluarkan usus buntu yang terinfeksi sebelum pecah. Sebab jika usus buntu pecah maka bakteri beserta kotoran yang ada dalam usus akan menyebar di dalam perut yang dapat menyebabkan infeksi lebih serius yang dinamakan peritonitis. Abses juga dapat terjadi manakala usus buntu pecah. Kedua hal tersebut berbahaya sebab dapat mengancam jiwa sehingga dokter akan merekomendasikan tindakan operasi pada penderitanya.

Operasi Usus Buntu Adalah Metode Medis Terbaik

Operasi Usus Buntu (Credit to Mount Elizabeth Hospital)

Bagaimana Standar Operasi Usus Buntu?

Sebelum menjalankan operasi usus buntu, pasien perlu puasa minimal 8 jam. Dokter akan menanyakan tentang obat apa saja yang telah atau sedang anda minum. Hal ini penting untuk mengetahui kemungkinan pasien memiliki alergi atau sensitif terhadap obat-obatan tertentu seperti obat bius medis dan riwayat gangguan pendarahan. Setelah itu, tubuh pasien akan dipasangi infus untuk menerima obat dan cairan. Pada umumnya, pasien yang akan dioperasi akan diberikan bius total, tetapi tidak tertutup kemungkinan hanya dibius lokal.

Metode Operasi Usus Buntu

Ada 2 metode operasi yang dapat dipilih oleh dokter untuk penyakit usus buntu. Apa yang dokter pilih tergantung pada seberapa parah kondisi penyakit dan kesehatan pasien.

  1. Metode pertama adalah operasi dengan lubang kecil atau laparoskopi. Untuk memasukkan alat operasi maka prosedur ini akan memerlukan 3-4 sayatan kecil di perut. Alat pertama yaitu pipa untuk memompa udara sehingga perut akan mengembang. Tujuannya untuk memudahkan dokter ahli bedah mengamati usus buntu dan memberikan ruang untuk bekerja. Lalu dokter akan memasukkan pipa kecil berisi lampu dan kamera yang dihubungkan dengan monitor TV untuk melihat dan mencari letak usus buntu. Terakhir, alat bedah kecil digunakan untuk mengeluarkan usus buntu dan luka sayatan kembali ditutup dengan jahitan.Operasi laparoskopi merupakan metode yang sering digunakan karena bekas luka umumnya dapat cepat sembuh. Selain itu, metode ini memiliki resiko lebih kecil bagi orang tua dan orang-orang yang bermasalah dengan berat badan berlebih (obesitas). Dengan laparoskopi, pasien pasca operasi dapat diizinkan pulang setelah usai menjalani operasi usus buntu. Pemulihan pasca operasinya dapat dijalani di rumah dan tidak perlu rawat inap di rumah sakit.
  2. Teknik operasi usus buntu kedua yaitu bedah terbuka. Operasi ini dilakukan jika usus buntunya sudah pecah atau peritonitis. Tidak seperti metode pertama, pembedahan dilakukan dengan mengiris lumayan panjang di perut bawah kanan. Jika peritonitis sudah menyebar luas, maka irisan akan dilakukan di garis tengah perut yang dikenal dengan istilah prosedur laporotomi.Pasca operasi, usus bantu yang telah diangkat akan diperiksa di laboratorium. Gunanya untuk melihat kemungkinan pasien memiliki kanker.

Baca juga:

Semoga setelah anda membaca penjelasan diatas tidak lagi khawatir menjalani operasi usus buntu. Demi kesehatan anda, maka dapat dikatakan bahwa operasi usus buntu adalah metode medis terbaik dan tercepat untuk menyembuhkan penyakit usus buntu.