Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Traveling

Mengatasi mabuk perjalanan saat traveling perlu agar nyaman selama berada di perjalanan hingga sampai tempat tujuan.

Gejala mabuk perjalanan antara lain pusing, mual, keringat dingin, hingga muntah saat sedang dalam perjalanan. Mabuk perjalanan sering disebut mabuk darat atau mabuk udara atau mabuk laut, tergantung alat transportasi yang dipakai.

Mabuk perjalanan tak mengenal usia dan jenis kelamin. Mabuk perjalanan dapat terjadi pada anak kecil hingga orang dewasa dan pria maupun wanita. Lalu bagaimana mabuk perjalanan dapat terjadi?

Mabuk perjalanan terjadi saat salah satu bagian dari sistem keseimbangan (saraf sensorik, mata, dan telinga bagian dalam) merasa bahwa tubuh sedang bergerak, tetapi bagian lainnya tidak. Misalnya, ketika naik mobil, mata memberi info ke otak bahwa anda sedang pergi dengan kecepatan tertentu, namun telinga merasa kita sedang duduk diam. Kontradiksi antar indera inilah yang mengakibatkan anda mengalami mabuk perjalanan.

Jika pusing dan mual ringan, kita tidak terlalu memerlukan obat mabuk perjalanan, tetapi lakukan beberapa di bawah ini untuk mengatasi mabuk perjalanan saat traveling:

  • Lihat obyek yang jauh.
  • Rileksasi dengan musik yang memberikan efek tenang.
  • Duduk diam atau tiduran.
  • Tutuplah mata anda.
  • Jangan bermain game hp.
  • Buka sedikit jendela mobil agar ada udara segar.
  • Pijat area diantara dua alis, area dekat lubang telinga, 2 cm diatas jari kelinking kaki, dan area diantara jempol dan telunjuk tangan.
  • Tetap tenang selama perjalanan.
  • Tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan.
  • Minum air jahe.

Pada kasus mabuk perjalanan berat, jenis obat yang dibutuhkan yaitu:

  • Hyoscine atau scopolamine.
  • Antihistamine (chlorpheniramine, cyclizine, cyclizine HCI, dimenhydrinate, diphenhydramine, meclizine).
  • Antidopaminergics (promethazine dan metoclopramide).
  • Obat-obatan lain seperti ephedrine, alprazolam, diazepam, prochlorperazine, dan ondansetron.

Daripada berpusing-pusing ria dan bolak-balik kamar kecil untuk muntah, lebih baik jika anda mencegah mabuk perjalanan dengan cara:

  • Jika naik kendaraan duduk pada kursi depan atau tengah.
  • Jangan membaca atau melihat hp terlalu lama.
  • Jika naik kapal, pesan kabin di tengah kapal.
  • Jika naik pesawat, pilih tempat duduk depan atau tengah.
  • Hindari makanan bau tajam seperti durian.
  • Jangan duduk berlawanan arah dengan laju kendaraan.
  • Tiduran.
  • Dalam perjalanan jauh coba istirahat 3-4 jam sekali di rest area atau tempat istirahat.

Sekian cara mengatasi mabuk perjalanan saat traveling. Jika anda mau traveling selalu ingat tips kesehatan di atas sebab Jalan-jalan akan sangat menyenangkan jika tanpa mengalami pusing, mual, dan muntah. Selalu bawa obat mabuk perjalanan sebagai antisipasi mabuk perjalanan saat traveling.