Gejala Penyakit Virus Zika

Gejala penyakit virus zika – Pemberitaan mengenai virus Zika begitu marak ditayangkan oleh berbagai media berita. Hal ini karena penyebaran virus zika begitu masif dan sedang mewabah di Amerika Selatan terutama negara Brazil dan Kolombia.

Dampak penyakit virus zika membawa dampak serius dan memperihatinkan bagi kesehatan manusia. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membuat unit khusus untuk menangani serangan virus ini. Melihat besarnya perhatian masyarakat dunia terhadap serangan penyakit zika, maka pembaca tentu ingin tahu lebih dalam apa virus Zika, bagaimana sejarah penularan virus zika, dan gejala penyakit zika.

gejala-penyakit-virus-zika

Penyebab Virus Zika

Penyebab penyakit virus Zika (zika virus disease) atau demam Zika (Zika Fever) adalah virus Zika. Virus Zika termasuk dalam garis virus Flavivirus yang berasal dari famili yang sama dengan virus penyebab demam berdarah.

Infeksi virus Zika yang terjadi pada seseorang melalui perantara nyamuk Aedes, terutama spesies Aedes aegypti. Virus zika menyebabkan penyakit Zika (Zika disease) atau demam Zika (Zika fever).

Sejarah Penularan Virus Zika

  • 1947 : Virus Zika ditemukan di Hutan Zika, Uganda
  • 1948 : Virus zika ditemukan lagi pada nyamuk spesies Aedes Africanus
  • 1954 : untuk pertama kalinya tercatat virus zika menjangkiti manusia di Nigeria
  • 2007 : virus zika menyebar ke luar Afrika dan Asia antara lain wilayah Pasifik Selatan.
  • 2015 : virus zika Merebak di Brazil dan Jambi (Indonesia).
  • 2016 : virus zika Merebak di Amerika Utara, Amerika Selatan/Latin, Kepulauan Karibia, Afrika, dan Samoa.

Gejala Penyakit Virus Zika

Gejala penyakit virus zika adalah sebagai berikut :

  • Demam.
  • Nyeri sendi.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri dibelakang mata.
  • Konjungtivitis (mata merah).
  • Ruam
  • Lelah

Gejala penyakit virus Zika bisa mirip dengan gejala penyakit dengue (DBD) dan chikungunya. Gejala penyakit zika dapat dirasakan selama beberapa hari hingga satu minggu. Gejala ini pada umumnya bersifat ringan dan berlangsung hingga sekitar satu minggu. Seringkali orang yang terinfeksi tidak menyadari bahwa dirinya terjangkiti virus zika jika tidak didiagnosa oleh dokter ahli di rumah sakit.

Virus Zika menjangkiti manusia melalui perantara nyamuk Aedes yang telah terinfeksi. Nyamuk ini terinfeksi setelah menggigit penderita yang telah memiliki virus tersebut. Nyamuk ini aktif pada waktu siang hari, hidup, dan berkembang biak di lingkungan yang dekat dengan manusia, terutama pada area yang memiliki genangan air.

Virus Zika dapat ditularkan dari seorang ibu kepada bayinya. Virus Zika dapat ditularkan dari wanita hamil kepada janinnya. Dapat pula bayi tertular pada waktu persalinan. Namun hingga saat ini kasus penularan virus Zika melalui proses menyusui ASI belum ditemukan sehingga ahli medis tidak melarang ibu yang terinfeksi untuk tetap menyusui bayinya.

Selain itu, terdapat beberapa laporan bahwa penularan virus Zika dapat terjadi melalui tranfusi darah dan hubungan intim. Demikian informasi uraian sehat tentang gejala penyakit virus zika.