Gejala Demam Berdarah (DBD) Pada Anak

Gejala Demam Berdarah Pada Anak perlu diwaspadai karena Demam Berdarah (DBD) dapat mengakibatkan kematian. Penyakit DBD disebabkan oleh virus Dengue melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Gejala demam berdarah (DBD) pada anak sedikit berbeda dengan dewasa.

Penyakit Demam Berdarah (DBD) rentan menyerang anak, oleh sebab itu setiap orang tua perlu tahu apa gejala demam berdarah pada anak. Tentu saja bagi orangtua, anda tidak ingin kehilangan buah hati anda karena terlambat menangani penyakit DBD pada anak. Untuk itu pemahaman tentang tanda-tanda DBD pada anak mutlak diperlukan oleh orang tua.

Gejala Demam Berdarah Pada Anak

Apa tanda-tanda anak kena DBD? Berikut ini gejala demam berdarah pada anak yang patut anda waspadai :

demam-berdarah-anak

1. Demam Tinggi

Gejala demam berdarah (DBD) pada anak yang pertama mirip dengan gejala tipes, yaitu tubuh mengalami panas yang naik turun. Terkadang, gejala ini dianggap sebagai gejala masuk angin atau penyakit ringan lainnya. Kondisi suhu tubuh bisa tiba-tiba naik drastis hingga 40 derajat Celcius, kemudian tiba-tiba normal. Jika tidak paham, penurunan suhu tubuh dianggap kesembuhan, padahal bisa jadi justru itu merupakan tanda buruk. Kondisi ini terjadi dalam waktu sekitar satu minggu.

2. Tubuh Lemas Secara Mendadak

Ketika kondisi tubuh anak tiba-tiba melemah dan wajahnya menjadi pucat bisa jadi itu merupakan tanda gejala demam berdarah pada anak. Anak anda bisa saja mengeluhkan nyeri kepala dan nangis karena menahan rasa sakit tersebut.

3. Terdapat Bintik-Bintik Merah

Penyakit DBD pada anak juga ditandai dengan bintik-bintik berwarna merah yang mana dapat terjadi di seluruh permukaan tubuh. Hal ini terjadi akibat virus dengue yang menjangkit sistem pembekuan dalam tubuh, dengan bintik yang rata juga menonjol. Pada kondisi DBD yang parah, akan keluar darah melalui hidung atau mimisan, bahkan anak akan memuntahkan darah berwarna hitam pekat. Kulit pada anak juga menjadi sangat mudah memar.

4. Mual Dan Nafsu Makan Berkurang

Gejala DBD pada anak juga ditandai dengan nafsu makan berkurang. Ini bisa jadi karena rasa mual dan mulut yang terasa pahit, sehingga menjadikannya tidak selera makan apapun, bahkan termasuk minum air putih.

5. Sakit Di Belakang Mata, Nyeri Sendi, Otot, Tulang

Selain pusing kepala, anak juga bisa mengalami nyeri di bagian anggota tubuh lain, seperti pada sendi, otot, punggung, dan tulang. Anak yang terserang DBD akan merasakan sakit atau nyeri di belakang mata. Gejala DBD dapat juga disertai flu serta batuk, namun hanya terjadi pada sebagian kecil kasus DBD.

6. Penurunan Denyut Nadi Dan Tekanan Darah

Virus Dengue pada anak akan melemahkan kinerja organ dalam tubuhnya. Denyut nadi akan akan melemah dan begitu juga dengan tekanan darahnya. Kondisi lain ditunjukkan dengan tangan dan kaki yang merasa kedinginan. Selain itu, anak juga menjadi sering gelisah bahkan syok.

Gejala demam berdarah pada anak diawali dengan gejala ringan sampai sedang, berbeda dengan gejala DBD pada orang dewasa yang bisa sampai pada fase kritis. Gejala dari penyakit DBD terkadang membingungkan, karena kondisi tubuh akan mengalami naik turun tidak teratur. Jika anda mulai mencurigai tanda-tanda DBD yang di alami anak, maka segera kunjungi dokter terdekat di kota anda. Demikian info kesehatan tentang DBD pada anak, semoga bermanfaat.