Efek Akibat Kekurangan karbohidrat Bagi Tubuh

Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita yaitu karbohidrat. Keseimbangan asupan karbohidrat perlu diperhatikan sebab efek akibat kekurangan karbohidrat sama buruknya dengan efek akibat kelebihan karbohidrat.

Beberapa makanan yang kita makan sehari-hari mengandung nutrisi karbohidrat seperti nasi, kentang, buah-buahan, sayur-sayuran, kacang, susu, tepung, dan gula. Gula sering disebut dengan istilah karbohidrat sederhana, sedangkan makanan dari tepung dan serat disebut karbohidrat kompleks.

Efek Akibat Kekurangan Karbohidrat

Credit to Shutterstock

Apa bahaya Kekurangan Karbohidrat?

Dalam proses metabolisme dalam tubuh kita, nutrisi karbohidrat akan diubah menjadi gula sederhana, lalu diserap ke dalam darah. Setelah itu, pankreas akan menghasikan hormon insulin yang dibutuhkan untuk membantu gula dari aliran darah masuk ke seluruh sel tubuh dan menjadi sumber energi.

Manfaat utama karbohidrat bagi tubuh yaitu penyedia energi untuk aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, berlari dan sebagainya. Selain itu, fungsi karbohidrat lainnya yaitu mencegah serangan penyakit.

Efek akibat kelebihan asupan karbohidrat yaitu berat badan naik hingga obesitas. Tetapi sebaliknya, efek kekurangan karbohidrat yaitu menyebabkan ketosis. Apa itu ketosis? Ketosis yaitu suatu kondisi dimana tubuh menjadikan lemak sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Tanda-tanda atau gejala ketosis yaitu pusing, badan lemas, dehidrasi, mual, dan merasa tidak nyaman.

Implikasi membatasi makanan sumber karbohidrat secara berlebihan juga dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan lainnya. Orang yang sedang program diet rendah karbohidrat biasanya akan mengganti makanan sumber energi dengan makanan sumber protein. Padahal resiko yang mungkin terjadi yaitu dapat meningkatkan kolesterol dalam darah yang berakibat pada resiko penyakit jantung.(Baca juga Khasiat kentang untuk diet)

Asupan karbohidrat yang disarankan oleh ahli gizi uaitu sekitar 45-65 persen dari total kalori per hari. Asumsi total kalori per hari yaitu 2000 kalori, maka disarankan untuk memenuhi 900-1300 kalori didapatkan dari 225-325 gram karbohidrat. Pada setiap label kemasan makanan biasanya terdapat takaran gizi, cobalah periksa setiap kali anda membeli makanan yang ada dalam kemasan.

Diet Khusus Untuk Penderita Diabetes

Konsumsi makanan yang mengandung sumber karbohidrat tentunya perlu dibatasi bagi penderita diabetes sebab akan mempengaruhi level gula darah, apalagi penderita diabetes mempunyai gangguan memproses karbohdirat sebagaimana sel tubuh tidak dapat merespon insulin dengan normal. (Baca juga: Inilah kadar gula darah normal)

Tingkat gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius. Oleh sebab itu, penting untuk membatasi asupan nutrisi karbohidrat bagi penderita diabetes.

Tetapi di sisi lain, kekurangan karbohidrat juga dapat mengakibatan ketosis. Jika ketosis dibiarkan terlalu lama dapat mengakibatkan ketoasidosis yang pada akhirnya menyebabkan koma hingga kematian.

Solusi untuk masalah ini yaitu dengan mengkonsumsi asupan nutrisi karbohidrat yang tinggi serat menjadi alternatif diet bagi penderita diabetes. Selain itu, Penderita diabetes juga perlu memperhatikan asupan kalium (garam) dan lemak jenuh untuk menghindari resiko kolesterol tinggi, tekanan darah tingi, serta penyakit jantung.

Sebagaimana penjelasan uraian sehat diatas, efek akibat kekurangan karbohidrat juga tidak baik untuk kesehatan seperti halnya efek kelebihan karbohidrat. Dengan demikian kita perlu menjaga agar kebutuhan karbohidrat dapat terpenuhi tanpa kelebihan maupun kekurangan. Bagi penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter perihal kebutuhan karbohidrat anda.




Artikel ini memuat topik:
akibat kekurangan karbohidrat ; kekurangan karbohidrat mengakibatkan ; akibat kelebihan dan kekurangan kar ; pengaruh kekurangan dan kelebihan karbohidrat ; Dampak karbohidrat ; Efek kekurangan dan kelebihan dari karbohidrat ; gejala kurang karbo ; kekurangan karbo ;