Demam Naik Turun Mungkin Disebabkan Beberapa Penyakit Ini

Demam merupakan ciri-ciri seseorang terkena infeksi atau penyakit. Penyebab demam naik turun mungkin disebabkan beberapa penyakit ini seperti tifus, malaria, atau demam berdarah. Kok bisa? Simak penjelasannya di bawah ini.

Bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi pada tubuh manusia dapat berkembang jika suhu tubuh manusia 37.10 Celcius. Ketika demam tinggi artinya tubuh kita sedang melakukan upaya pertahanan diri melawan serangan virus dan bakteri. Anak kecil disebut sedang mengalami demam jika suhu tubuhnya lebih dari 37.20 Celcius, sedangkan orang dewasa di atas 37.20 s.d 37.5 0 Celcius.

Demam Naik Turun Mungkin Disebabkan Beberapa Penyakit Ini

Ilustrasi demam naik turun (Credit to Shutterstock)

Biasanya demam akan sembuh dalam beberapa hari dengan konsumsi obat generik penurun panas demam, obat resep dokter, atau malah tanpa konsumsi obat sama sekali. Tetapi yang harus anda waspadai jika anda mengalami panas demam naik turun, misalnya sekarang demam, besok tidak, dan lusa demam kambuh lagi. Perlu diwaspadai sebab penyebab demam mungkin terjadi karena anda sedang menderita 3 jenis penyakit ini.

Tifus

Tifus atau tipes adalah penyakit demam tergolong parah serta mendadak dan kebanyakan tidak diketahui penyebabnya. Infeksi ini diakibatkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella. Penyakit tifus adalah penyakit menular yang biasanya hadir pada area dengan sanitasi buruk dan sulit mendapatkan akses air bersih.

Biasanya penderitanya merasa tidak enak badan 1-2 minggu setelah terinfeksi bakteri dengan tanda-tanda:

  • Nyeri perut.
  • Diare
  • Sulit BAB
  • Demam naik turun hingga 39-40° Celcius.

Jika tifus tidak ditangani diobati maka akan semakin parah dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Demam Berdarah

Demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue. Penyakit ini biasanya mewabah pada musim hujan. Gejala awal DBD antara lain:

  • Badan menggigil.
  • Muncul bintik-bintik merah di kulit.
  • Wajah memerah
  • Demam naik turun dengan panas tubuh bisa mencapai 40° Celcius atau lebih.
  • Sakit kepala parah.
  • Belakang mata terasa sakit.
  • Nyeri otot.
  • Nyeri sendi
  • Kecapaian
  • Mual
  • Muntah
  • Nafsu makan berkurang.
  • Perdarahan ringan.

Beberapa gejala tersebut dapat muncul 4-6 hari setelah penderita terinfeksi dan berlangsung sampai 10 hari.

Malaria

Penyakit malaria mudah ditemukan di wilayah tropis dan subtropis. Penyakit malaria disebabkan gigitan nyamuk Anopheles yang sudah terinfeksi. Gejala malaria memerlukan waktu 1-3 minggu antara terinfeksi dan munculnya gejala (masa inkubasi), tetapi ada juga kasus dimana gejalanya muncul setelah satu tahun.

Gejala awal penyakit malaria mempunyai kemiripan dengan gejala flu, yaitu:

  • Deman dengan panas yang tinggi.
  • Sakit kepala.
  • Tubuh keringatan.
  • panas dingin.
  • Muntah.
  • Nyeri otot.
  • Diare.
  • Tidak enak badan.

Penting untuk diketahui bahwa demam yang disebabkan oleh penyakit malaria ini terjadi dalam siklus 24-72 jam dan tergantung pada jenis parasitnya. Selama berada dalam siklus ini, awalnya penderita akan merasa badan terasa dingin dan menggigil. Setelah itu, demam yang disertai kecapean dan keringat yang banyak. Gejala tersebut umumnya terjadi antara 6-12 jam lalu demam kembali turun.

Jika anda sedang demam naik turun, segera pergi ke dokter atau UGD rumah sakit terdekat untuk memperoleh diagnosis medis dan perawatan yang bersifat emergensi. Demikian informasi tentang demam naik turun mungkin disebabkan beberapa penyakit ini.