Dampak Negatif Earphone Pada Kesehatan Telinga

Dampak Negatif Earphone Pada Kesehatan Telinga harus Anda ketahui. Jika Anda memiliki hobi mendengarkan MP3 melalui earphone maka Anda harus hati-hati. Anda sejak sekarang lebih baik jangan membiasakan untuk mendengar musik MP3 yang disetel dengan volume terlalu keras. Kemajuan teknologi dari MP3 player ini benar-benar memiliki pengaruh pada kondisi yang satu ini, sebab telinga Anda bisa menjadi korban atas kebiasaan mendengarkan musik memakai earphone yang biasa ditancapkan ke MP3 player. Mari baca selengkapnya.

Sumber Dampak Negatif Yang Lain

Sebenarnya selain dampak negatif earphone yang ditimbulkan dari kebiasaan mendengarkan musik terlalu keras, masih ada bahaya lainnya yang sumber suaranya dari sesuatu yang berbeda. Apapun itu, jika terkait dengan suara yang terlalu keras sama-sama memberikan dampak berbahaya bagi telinga Anda. Sebagai contoh, yaitu suara mesin yang terlalu keras di pabrik, suara mesin pesawat. Kesemua itu apabila Anda sering alami, dan tanpa menggunakan earplugs untuk melindungi telinga, maka kemungkinan besar kemampuan pendengaran Anda akan semakin menurun dari waktu ke waktu.

earphone-ct

Earphone (┬ęShutterstock)

Penggunaan Earphone

Kembali berbicara mengenai MP3 player, maka tak akan jauh dari penggunaan earphone. Musik yang terlalu keras apalagi didengar dari jarak dekat sangat berbahaya. Contohnya adalah dengan pemakaian earphone. Menggunakan earphone ini sebenarnya tidak apa-apa, namun jangan digunakan terlalu lama dan jangan tiap hari. Untuk beberapa kasus, beberapa orang masih sering membiarkan musik berputar dari malam hingga pagi hari, tanpa mereka melepas earphone yang menancap di telinga.

Kebiasaan buruk ini bisa mengakibatkan gendang telinga lambat laun menjadi rusak yang pada akhirnya kualitas pendengaran Anda pun akan semakin menurun atau dengan kata lain budeg. Untuk volume dari earphone, yang sudah mencapai tahapan berbahaya adalah ketika sudah di angka 100 desibel. Gangguan di telinga ini sifatnya permanen, oleh karena itu sangat dianjurkan bagi Anda untuk menghindari lifestyle yang buruk ini dari sekarang sebelum terlambat.

Penyakit Tinnitus

Gangguan atau penyakit lain yang disebabkan mendengar musik terlalu keras adalah penyakit Tinnitus. Penyakit ini adalah gangguan berupa kondisi telinga yang berdenging. Namun di beberapa orang, mereka merasakan tanda yang berbeda, seperti suara gemerisik, berdesis, dan ada juga yang mendengar suara berdengung atau berdenging. Penyakit ini bisa menyerang di satu telinga saja, namun tidak menutup kemungkinan menyerang kedua telinga Anda. Tinnitus berdasarkan waktu, ada yang sebentar, namun ada juga yang berlangsung sering dan terus menerus. Penyakit tinnitus yang berlangsung lama dan seringlah yang harus lebih mendapatkan perhatian Anda. (Baca juga : Beberapa jenis penyakit telinga yag perlu Anda ketahui)

Penggunaan pelindung telinga

Anda bisa menggunakan pelindung telinga untuk pencegahan. Dengan menggunakan pelindung telinga, maka bagian dalam telinga Anda akan terlindung dari gelombang suara yang terlalu keras tersebut. Selain menggunakan pelindung telinga adalah dengan menghindari sumber suara berisik. Namun bagi beberapa orang memang itu tak memungkinkan, sebab merupakan bagian dari pekerjaannya. Jadi mau tidak mau, harus memakai pelindung telinga untuk melakukan pencegahan. Toko peralatan olahraga banyak yang menjual pelindung telinga ini yang biasanya digunakan untuk berenang dan harganya pun tidak menguras kantong, jadi Anda tidak perlu khawatir kalau harganya mahal. Pelindung telinga lebih baik dibeli, dibandingkan Anda mengorbankan kemampuan pendengaran dan telinga Anda. Kesehatan telinga lebih bernilai daripada uang berapapun jumlahnya. Sekian informasi Uraian Sehat tentang dampak negatif mendengar musik terlalu keras ke telinga, semoga bermanfaat.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *