7 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang baik perlu diketahui ibu. Bayi yang baru lahir membutuhkan perawatan ekstra karena tubuhnya masih lemah dan rentan terserang penyakit. Apalagi bagi seorang ibu yang baru pertama kali memiliki anak umumnya belum memiliki banyak informasi dan pengalaman cara merawat bayi baru lahir. Seorang ibu harus tahu cara merawat bayi yang baru lahir agar kesehatan bayi selalu terjaga dengan baik.

Artikel parenting dari info kesehatan ini sengaja ditulis untuk membantu anda bagaimana cara merawat bayi baru lahir yang benar. Ada banyak hal yang harus diperhatikan oleh ibu dalam merawat bayi yang baru saja lahir. Seorang ibu perlu ketelatenan, kesabaran, dan penuh kasih sayang sehingga merawat bayi akan dilakukan dengan rasa bahagia.

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Nah berikut ini simak cara merawat bayi baru lahir yang baik dan benar :

cara-merawat-bayi-baru-lahir

1. Memberikan ASI Ekslusif

Cara merawat bayi baru lahir yang pertama adalah dengan mencukupi kebutuhan ASI. Air Susu Ibu merupakan asupan nutrisi dan makanan terbaik untuk bayi. ASI memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi. Pemberian ASI lebih baik diberikan setelah lahir hingga 6 bulan tanpa asupan makanan lainnya, setelah itu pemberian ASI dilakukan selama 2 tahun dengan selingan asupan makanan pendamping ASI. (Baca juga: Inilah kandungan ASI ekslusif yang penting bagi tumbuh kembang bayi)

2. Mengganti Popok

Untuk ibu yang baru pertama kali mempunyai bayi biasanya kegiatan mengganti popok merupakan hal sulit untuk dilakukan. Mengganti popok bayi termasuk dalam daftar cara merawat bayi baru lahir yang perlu anda lakukan. Gantilah popok setiap kali bayi mengompol atau buang air besar (BAB). Biasanya ibu akan mengganti popok bayi sekitar 8 kali setiap hari. Pada saat bayi menangis karena mengompol atau buang air besar, maka ibu harus segera mengganti popoknya. Dampak tidak ganti popok bayi dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan tumbuhnya jamur atau adanya ruam popok.

3. Merawat Mata

Cara merawat bayi baru lahir selanjutnya yaitu dengan memperhatikan perawatan matanya. Bayi yang baru lahir akan sering memiliki gumpalan seperti lendir yang ada di pinggir matanya, karena bayi punya kelebihan air mata. Oleh sebab itu seorang ibu harus cekatan dalam memperhatikan mata bayi untuk segera membersihkan mata dari gumpalan lendir tersebut agar membuatnya tetap nyaman.

5. Memandikan Bayi

Cara merawat bayi baru lahir yang juga perlu anda lakukan adalah memandikan bayi. Bagi seorang ibu, aktivitas memandikan bayi mungkin menjadi hal yang masih menakutkan. Karena perlu dilakukan ketelatenan dan kehati-hatian. Bayi baru lahir memiliki tulang yang masih lunak dan kulit yang masih tipis. Bagi anda yang belum bisa memandikan bayi, bisa meminta tolong kepada orang terdekat seperti orang tua atau pengasuh bayi yang sudah ahli. Cara memandikan bayi baru lahir yaitu dilakukan dengan mengusap-ngusap kain waslap dengan lembut ke badan bayi. Yang perlu anda perhatikan disini adalah buah hati anda yang baru lahir tidak boleh direndam di bak mandi.

6. Merawat Kulit kepala

Sering sekali kulit bayi terdapat kerak di kulit kepalanya, hal ini terjadi karena kepala bayi terkena debu. Cara membersihkan kepala bayi dengan menggunakan air matang dengan mengusap-ngusapnya atau bisa juga dengan menggunakan obat dokter yang sudah diresepkan agar kerak tersebut dapat mengelupas dengan sendirinya.

7. Merawat Rambut

Untuk menumbuhkan rambut bayi sebetulnya tidak perlu shampo. Cukup dengan daun seledri atau kemiri untuk melebatkan rambut bayi. Namun bagi anda yang tidak ingin repot boleh-boleh saja menggunakan sampo khusus bayi 2x seminggu untuk merawat rambut bayi. Jika anda ingin membeli shampo bayi pastikan kandungannya memiliki pro vitamin B5 dan vitamin E. (Baca juga : Cara melebatkan rambut bayi secara alami)

Cara merawat rambut bayi kecil yaitu membasahi rambutnya dengan semprotan halus atau bisa juga dengan menuangkan secangkir air matang. Tambahkan satu-dua tetes sampo dan usap lembut sampai berbusa. Pastikan cairan sampo tidak mengenai mata agar tidak bikin iritasi. Lalu basuh kembali hingga bersih dengan semprotan lembut atau beberapa cangkir air.

8. Membersihkan Hidung

Bagian dalam hidung sebenarnya punya pembersih sendiri dan tidak memerlukan perawatan khusus. Jika ada kotoran hidung yang keluar, bersihkan bagian luarnya saja. Jangan memakai cotton buds, tisu atau jari Anda untuk menarik keluar kotoran dari dalam hidungnya karena hal ini hanya akan mendorong kotoran masuk lebih ke dalam atau malah menggores membran pembatas hidung bayi yang masih sensitif.

Jika bayi pilek sehingga menghambat pernapasannya, maka ibu bisa menyedot keluar dengan cara menghisapnya secara lembut atau dengan alat aspirator hidung bayi. Lakukan dengan cara menutup sebelah lubang hidung dengan jari, lalu hisap sebelahnya. Lagu lakukan bergantian dengan lubang hidung satu nya lagi. Yang perlu diperhatikan disini yaitu ibu jangan pernah mengisap kedua lubang hidungnya secara sekaligus, karena ingus dapat naik ke telinga tengah, sehingga mengakibatkan infeksi telinga tengah.

9. Membersihkan Telinga

Bagian dalam telinga bayi yang baru lahir tidak boleh dibersihkan. Anda hanya boleh membersihkan telinga jika kotoran tersebut sudah mencapai telinga luar. Gunakan cotton buds yang sudah dicelupkan pada air hangat agar kotoran menjadi lunak sehingga mudah dibersihkan. Jika anda mengalami kesulitan maka mintalah dokter untuk membersihkan kotoran yang ada pada buah hati anda.

10. Membersihkan Bokong

Area bokong atau pantat bayi lebih mudah bermasalah, karena sering kontak dengan popok basah, terkena iritasi dari bahan kimia, mikroorganisme kotoran hasil buang air, dan gesekan dengan popok atau celana. Bayi akan sering menangis jika bermasalah dengan bokongnya yang ditandai dengan warna merah di sekitar bokong. Untuk itu, pastikan agar area bokong tetang kering dan bersih. Ganti segera popok bilamana sudah kotor.

Sebelum melakukan aktivitas merawat buah hati pastikan cuci tangan anda terlebih dahulu dengan sabun agar tangan anda bersih dari mikroorganisme. Lakukan cara merawat bayi baru lahir dengan rasa kasih sayang dan berikan senyuman tulus pada saat merawat bayi. (Uraian Sehat)